Tiga Bakal Calon Siap Berkompetisi di Pilkakam Sulusuban

Foto: Tiga Bakal Calon Siap Berkompetisi di Pilkakam Sulusuban. (Willy Dirgantara)

Lampung Tengah (matarajawali.id) – Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) di Kabupaten Lampung Tengah, direncanakan akan digelar serentak di tahun 2022 ini. Kendati suhu politik belum terlalu hangat, di Kampung Sulusuban, Kecamatan Seputih Agung, sejumlah figur mulai terbuka menyatakan siap maju sebagai kontestan.

Kampung Sulusuban sejak tahun 2018 lalu dipimpin oleh pejabat sementara Kepala Kampung. Setelah 4 tahun tidak dipimpin oleh kepala kampung difinitif, pada tahun ini Kampung Sulusuban direncanakan menggelar Pilkakam, bersamaan dengan puluhan kampung lainnya di Kabupaten Lampung Tengah. Disebut-sebut, ada 3 orang warga siap maju sebagai calon kepala kampung.

Sartono, salah satunya. Warga Dusun IX, RT.23, Kampung Sulusuban, mengaku berniat untuk mencalokan diri sebagai Kepala Kampung. Ditanya motivasi mencalonkan diri sebagai Kepala Kampung, pria kelahiran 47 tahun yang lalu ini menjawab, bahwa dia hanya ingin berbuat yang terbaik untuk Kampung Sulusuban.

Menurut Sartono, banyak hal yang harus dibenahi di Kampung Sulusuban. Pembenahan itu harus dilakukan dari bawah. Karena kepercayaan masyarakat kepada pemerintahan kampung sangat memprihatinkan.

“Maka itu dari bawah akan kita benahi,” tandas Sartono, saat ditemui di kediamannya, Senin kemarin.

Jika terpilih sebagai Kepala Kampung Sulusuban, Sartono menjanjikan akan mengakomodir keinginan masyarakat. Sekecil apapun persoalan yang terjadi di warga harus solusinya.

Ditanya persiapan menjelang Pilkakam di Kampung Sulusuban, Sartono memberikan jawaban yang diplomatis. Dia mengatakan, selama bulan Ramadhan ini dirinya melakukan safari ramadhan dari masjid satu ke masjid lainnya. Hal itu dia lakukan karena dirinya adalah ketua Karang Taruna Kampung Sulusuban.

Tetapi saat dikejar pertanyaan, apakah kegiatan safari ramadhan itu sekaligus sosialisasi rencana pencalonannya sebagai kepala kampung, Sartono buru-buru menyanggah.

“Hanya safari ramadhan saja dari pemuda karang taruna. Karena dari (pemerintah) kampung tidak mengadakan safari ramadhan,” imbuhnya.

Terkait dengan rencana pencalonannya sebagai kepala Kampung Sulusuban, Sartono mengaku belum membentuk tim pemenangan. Karena dia belum resmi sebagai calon kepala Kampung. Ditanya seberapa besar keyakinannya memenangi pemilihan kepala kampung? Sartono dengan percaya diri menyebut angka 85 persen bakal menang.

“Kalau saya orangnya beda. Bukan berusaha bagaimana caranya menang, tapi harus menang. Jadi bagaimana caranya saya berusaha semaksimal mungkin dengan cara saya sendiri,” tutupnya.

Jika Sartono sangat percaya diri, bakal calon kepala Kampung Waginem hanya memberikan pernyataan normatif. Bahkan sejumlah pertanyaan yang diajukan wartawan dijawab dengan jawaban yang polos. Ditemui di rumahnya yang berada di Dusun II RT.08 Kampung Sulusuban, Waginem didampingi oleh suaminya.

Menurut Waginem, dia termotivasi untuk mencalonkan diri sebagai kepala kampung karena berniat memajukan Kampung Sulusuban. Sebagai satu-satunya bakal calon perempuan, Waginem merasa tertantang untuk merubah Kampung Suluban yang selama ini dipimpin kepala kampung Laki-laki.

Ditanya apa yang dilakukan jika terpilih sebagai kepala kampung? Waginem mengatakan bertekad membantu masyarakat yang ekonominya kurang mampu, dan secara umum akan memajukan kampung. Waginem menargetkan perolehan suara semaksimal mungkin pada Pilkakam mendatang.

Kepada bakal calon kepala kampung lainnya, Waginem berharap semua bakal calon kepala kampung bekerjasama untuk memajukan Kampung Sulusuban

Ditempat terpisah, Jarkoni, warga Dusun II, RT.09, Kampung Sulusuban juga mengakui dirinya akan mencalonkan diri sebagai Kepala Kampung Sulusuban. Keputusan itu diambil, karena mendapat dorongan dari warga yang meminta dirinya maju sebagai peserta Pilkakam.

Dikatakan Jarkoni, Kampung Sulusuban memiliki kekayaan alam yang melimpah. Tetapi belum dikelola dengan maksimal. Hal itu membuatnya terpanggil untuk mengelola untuk kesejahteraan masyarakat.

“Agar masyarakatat bisa lebih maju kedepannya,” ujar Jarkoni saat disambangi dirumahnya, Selasa (19/04/2022).

Ditanya hal yang membedakan dirinya dengan bakal calon kepala kampung lainnya, Jarkoni menjawab bahwa karakternya menjadi keunggulan. Dia juga bertekad bekerja sesuai dengan jalurnya. Pria yang lama berkecimpung di usaha jasa konstruksi ini optimis, dalam laga Pilkakam mendatang dia akan tampil sebagai pemenang.

“Karena niat saya lahir dan batin antara ikhtiar dan do’a, insha Allah 80 persen (suara),” tegasnya.

Menurut Jarkoni, dia tidak meremehkan bakal calon kepala kampung yang lainnya. Dia menilai semua calon mempunyai peluang yang sama. Tetapi Jarkoni lebih mengutamakan untuk bersilaturahmi ke para warga, dan nenunjukkan karekter kepribadiannya yang menjadi nilai tambah mata masyarakat.

“Saya yakin dan percaya masyarakat sudah sama-sama tahu karena kita tinggal di Sulusuban,” tandasnya.

Ditanya apa yang dijanjikan kepada masyarakat apabila terpilih sebagai kepala kampung, Jarkoni menjawab dirinya tidak banyak menjanjikan. Tetapi dirinya meyakinkan akan mengelola potensi kampung, dan mengembangkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Di akhir wawancara, Jarkoni berpesan kepada bakal calon lainnya, agar sama-sama berkompetisi dengan profesional. Kemudian semua dikembalikan kepada masyarakat untuk menentukan siapa yang akan dipilih menjadi kepala kampung.

Semua bakal calon tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Tapi ketiganya memiliki keyakinan yang sama, bahwa dalam laga Pilkakam akan tampil sebagai pemenang. Semua kembali ke masyarakat, untuk memilih mana yang layak untuk memimpin Kampung Sulusuban selama 6 tahun kedepan. (Willy Dirgantara)