Langkat (matarajawali.id)- Seorang Ibu bernama Yenti (38) asal Tebing Tinggi datang melapor dan memohon bantuan ke Desa Pasar VI Kwala Mencirim Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat. Sabtu (26/3/2022).
Yenti ibu tiga anak mengatakan, bahwa dia ingin pulang ke daerah Tebing Tinggi namun tidak memiliki ongkos sehingga sampai di Masjid Al’ Falaaq. Salah seorang pengurus Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) membawa warga yang memohon bantuan ke rumah Ketua BKM Al’Falaaq bernama Munthe.
Dirumah Munthe akhirnya keluarga membantu dengan memberikan makanan dan minum kepada ibu tiga anak tersebut, sambil mendengarkan permasalahan yang terjadi dan di bantu pengurus BKM lainnya Langsung melapor ke perangkat Desa.
Kepala Dusun III Sutiono, Kepala Dusun II Razali dan Kaur Pemerintahan Jamil datang ke lokasi.
Dari pengakuan Yenti jika ia keturunan thionghoa dan mualaf semenjak berumah tangga, namun kini berstatus janda beranak empat karna sudah di tinggal cerai sang suami. Anaknya yang nomor tiga di sebutkan ada di rumahnya namun tidak ikut karna ada kekurangan mental.
Dikatakannya lagi jika ia beserta tiga anaknya yang dibawa awalnya datang hendak memohon bantuan karna masalah ekonomi kepada keluarga yang tinggal di kelurahan kartini kecamatan Binjai Kota.
“Sambil menangis dijelaskan lagi, bukan bantuan yang di dapat namun keluarga mengusir dan sudah memutus hubungan darah. Merasa putus asa dan bingung karna tidak memiliki ongkos serta hari sudah gelap sehingga akhirnya sampai dan memohon bantuan ke masjid tadi,” ujarnya lagi.
Mendengar ucapan ibu tersebut sekitar jam 21.30 Wib perangkat Desa berusaha menghubungi Kepala Desa namun hasilnya tetap tidak mau datang. Karna tidak ada solusi dari Kepala Desa dan Merasa Kecewa karna di duga tidak mau tau permasalahan yang menimpa warga yang memohon bantuan tersebut. Akhirnya perangkat Desa mengunjungi personil Polsek Sei Bingai dan Langsung di sambut kehadiran Aipda B. Purba
Dari hasil keterangan yang di kumpulkan karna keinginan pulang ibu tersebut dan sampai jam 22.30 WIB tidak ada satupun kabar kebijakan Kepala Desa maka akhirnya Aipda B. Purba dan warga lainnya mengambil keputusan jika ibu dan tiga anaknya di antar pulang malam itu juga. Biaya Pulang dengan biaya sumbangannya dan di bantu warga lainnya yang hadir.
Sekitar jam 23.00 WIB rombongan yang di pimpin Aipda B. Purba dengan mengendarai mobil sorang warga Desa Beni Agus langsung mengantar ibu dan ketiga anaknya tersebut ke tempat yang di tuju dengan selamat.
Dari hasil keterangan perangkat Desa dan pengurus BKM serta Personil Polsek Sei Bingai yang berhasil di himpun wartawan malam itu warga sangat kecewa dengan kinerja Kepala Desa yang di Duga tidak mau tau permasalahan apapun yang terjadi di wilayahnya.
Mendengar kejadian tersebut seorang warga bernama handoko warga dusun III juga sangat kecewa dengan kinerja Kepala Desa karna tidak mau menghadiri ataupun memberikan jawaban walau hanya sebatas solusi bantuan kepada seorang ibu dengan tiga anak. apalagi anak yang paling kecilpun masih berumur empat puluh hari.
Kades Pasar VI Kwala Waris Supriadi kepada wartawan mengenai dugaan tidak mau tau permasalahan tersebut dan bahkan selama ini juga di nilai selalu menghindar jika ada permasalahan urusan warga mengatakan.
” Yang pentingkan semua masalah warga sudah di selesaikan perangkat Desa dan warga sambil bergegas pergi. ujarnya singkat Minggu (27/3/2022).(Rtar)







