Jadwal Pasola Waiha dan Wainyapu Berubah  

Foto: Jadwal Pasola Waiha dan Wainyapu Diubah. (Rovyn Tenge)

Kodi Balaghar (matarajawali.id)- Berdasarkan surat Rato Nyale Wainyapu dan Rato Nyale Waiha nomor: 01/RTNyale/WNYPU/PJPS/III/2022 tanggal 15 Maret 2022 perihal perubahan jadwal Pasola di Waiha dan Wainyapu, sedangkan Pasola Maliti Bondo Ate tetap sesuai jadwal semula, Rabu (17/3/2022).

Adapun jadwal Pasola di Kecamatan Kodi Balaghar yang diresmikan kembali oleh Rato Adat, Pasola Waiha, Desa Waiha, akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 22 Maret 2022, lokasi lapangan SD Waiha dan Pasola Wainyapu, Desa Wainyapu akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 23 Maret 2022 sedangkan jadwal Pasola di Kecamatan Kodi Bangedo, Pasola Maliti Bondo Ate, Desa Maliti Bondo Ate tetap seperti jadwal semula, yaitu hari Kamis tanggal 24 Maret 2022, lokasi lapangan Pasola Maliti Bondo Ate dan waktu pelaksanaan berlangsung sama.

Selaku tokoh adat budaya serta ketua kelompok sadar wisata (pokdarwis),
Octavianus Ndari, mengatakan bahwa terjadinya perubahan jadwal Pasola setelah dihitung kembali secara bulan Marapu tidak sesuai.

Sekalipun Rato Nyale dan tokoh adat budaya dari Wainyapu sudah sepakati pada waktu rapat musyawarah dan mufakat di Kampung Adat Buka Bani pada bulan lalu yang difasilitasi oleh Pemda Sumba Barat Daya bersama Dinas Pariwisata Kabupaten SBD.

“Dimana sebelumnya, Pasola Waiha, Kecamatan Kodi Balaghar akan dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2022 dan Pasola Wainyapu pada tanggal 26 Maret 2022 dan upacara keduanya akan berlangsung di pagi hari sampai pada siang,”jelasnya.

Ia juga mengatakan, Pasola merupakan atraksi yang mengadu ketangkasan dalam kegembiraan berkuda dan berlembing oleh kedua belah pihak yang saling berlawanan.

“Sedangkan tujuan dari Pasola adalah untuk menjemput Nyale yang datang dari laut.

Kemudian alasan kenapa Nyale dijemput, karena Nyale itu secara aliran agama Marapu orang kodi merupakan pembawa berkah, jika dijemput tepat waktu pertanda hasil panen akan berlimpah atupun jika sebaliknya akan rawan pangan ,”imbuhnya.

Jurnalis~”Rovyn Tenge”

BAGIKAN