Langkat (matarajawali.id)- Pembangunan Proyek Jalan di Dusun 11 Desa Tamaran Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Diduga asal jadi.
Hal ini di sampaikan warga Desa Tamaran Kecamatan Hinai yang tak ingin namanya dipublikasikan berinisial Sm kepada wartawan di stabat. Selasa (8/3/2022).
“Sangat kecewa kinerja pihak proyek jalan di kampung kami yang diduga pekerjaannya amburadul alias kerja asal asalan”, ungkapnya
Ia menambahkan pekerjaan proyek jalan diduga tidak sesuai. pemadatan badan jalan hanya asal-asalan karna pondasi bagian bawah pada saat proses ini dibutuhkan material berupa batu yang kemudian dipadatkan dengan menggunakan alat tandem roller tidak sepenuhnya dilaksanakan karna lebih banyak tanah dasar biasa dari pada batu dan lansung di tabur Pondasi bagian atas Hotmix tanpa pakai batu slip.
Masih dikatakan warga proyek jalan lingkungan itu diduga bersumber dana APBD tahun 2021 namun baru di selesaikan akhir tahun 2021 seperti terburu -buru dengan jumlah pagu anggaran dan pelaksana pekerjaan tidak jelas karena tidak ada terpasang plank pekerjaaan tersebut.
Hal senada di katakan warga yang juga enggan disebut idintitasnya membenarkan bahwa pengerjaan jalan tersebut dikerjakan diduga
terindikasi ada unsur kesengajaan dan terburu-buru bahkan mungkin di ketahui oknum pengawas konsultan dan plt kepala dinas PURP Langkat guna untuk memgeruk keuntungan pribadi.
“Menurutnya proyek jalan sangat memprihatinkan baru seumur jagung, sudah mulai rusak. ujarnya
Terkait informasi warga tersebut kepada wartawan hingga berita ini naik ketika PLt Kepala Dinas PURP Langkat Sujarno akan dikonfirmasi di kantornya tidak berada ditempat. sehingga belum di ketahui jumlah anggran dan panjang jalan serta perusahaan pelasana pada proyek tesebut. Menurut informasi ajudan kadis PURP Langkat Iwan jika pak kepala Dinas sedang ada urusan keluar.(Rtar)







