Kota Probolinggo(matarajawali.id)-Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (9 Februari) yang ke 76 tahun 2022 Pemerintah Kota Probolinggo bersama wartawan Kota Probolinggo menggelar acara Festival Layangan Naga pada sabtu 12 Februari 2022 di pantai Permata Kelurahan Pilang Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. (12/2/2022)
Hadir dalam acara tersebut para wartawan dari berbagai organisasi wartawan Kota Probolinggo seperti dari PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), F-Wamipro (Forum Wartawan Mingguan Probolinggo) dan AWPR (Afiliasi Wartawan Probolinggo Raya). Bukan hanya dihadiri wartawan Kota dan Kabupaten Probolinggo saja, turut hadir dalam acara tersebut wartawan dari Lumajang. Hari Pers sendiri diperingati setiap tanggal 9 Februari berawal dari pertama berdirinya organisasi wartawan tertua di Indonesia yaitu PWI yang didirikan di Surakarta pada 9 Februari 1946.
Bapak Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, S, Pd. MM beserta pimpinan daerah turut serta hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya Walikota mengapresiasi kegiatan ini.
“Contoh banyak hal kegiatan, seperti layang- layang, tentunya ini sangat penting, selain kita mengembangkan potensi pantai permata, UMKM semuanya akan terlibat. Harapan kami mari kita bersama-sama memikirkan event apa yang harus kita selenggarakan sehingga bisa bermanfaat bagi semua stakeholder yang ada di wilayah Kota Probolinggo,” ujarnya.
Ketua Panitia HPN 2022 Kota Probolinggo, Rebudi, mennyampaikan terimakasih kepada bapak Wali Kota dan pimpinan daerah serta para wartawan atas support dan dukungan terhadap pelaksanaan peringatan HPN.
“Apabila ada hal yang kurang berkenan dalam pelaksanaan kami panitia mohon maaf,” katanya.
Sementara itu Festival Layangan Naga yang diikuti oleh 27 peserta ini dimenangkan oleh tim Abi Seka sebagai juara I, tim Sekar Wangi Sebagai juara 2, tim Naga Mania sebagai juara 3 dan tim Songgo Langit sebagai juara 4. Layangan naga ini rata-rata memiliki lebar kepala 1 meter sampai 1,5 meter sedangkan panjang sampai 150 meter, dan untuk membuatnya dibutuhkan biaya diatas 1,5 juta rupiah lebih. (mbah ERQIN)







