Dana Bansos 17 UMKM Diduga  Masuk Rekening Pribadi Kades

Foto: Dana Bansos 17 UMKM Diduga  Masuk Rekening Pribadi Kades. (Ist)

Langkat (Matarajawali.id)- Dana Bantuan Sosial UMKM 17 Warga Desa Alur Gadung Kecamatan Aawit Sebrang Langkat Sumatra Utara (Sumut) diduga masuk ke rekening pribadi Kepala Desa.(10/2/2022)

Dari informasi yang masuk Senin (7/2/2022), bantuan sosial UMKM untuk 17 nilainya satu UMKM Rp. 2.400.000. diduga masuk ke rekening Kades Alur Gadung dan dicairkan di BRI Unit Pangkalan Susu.

Bantuan yang masuk ke rekening Ibu Kades tesebut telah dicairkan pada tanggal 20 Oktober 2020.Anehnya, setelah bantuan masuk ke rekening Kades, dan beliau pula yang langsung mencairkan bantuan UMKM kepada penerima yang seharusnya bantuann tersebut tidak di benarkan masuk ke rekening orang lain, apa lagi bukan si penerima sendiri yang mencairkannya.

Namun Dari data yang dapat di himpun wartawan jika jumlah yg di terima warga Bansos UMKM yang seharusnya Rp 2.400.000 tidak lagi utuh karna di duga ada pemotongan pihak desa sebesar Rp.400.000 hanya menerima Rp. 2000.0000

Bahkan ada warga yang sudah meninggal namun bantuannya juga diduga dicairkan. Warga itu bernama Suwito. Dia meninggal bulan Agustus 2020, tapi surat kuasanya timbul tgl 20 Oktober 2020. Diduga surat kuasa itu hasil rekayasa, nomor surat dibuat buat.

Kades Legiati membenarkan dana Bansos UMKM diterima oleh kades Legiati di BRI Unit Pangkalan Susu untuk mewakili 17 orang penerima Bansos UMKM yang masuk ke rekening pribadi Kades Legiarti sebesar Rp. 40.650.000
termasuk atas nama Suwito.

“Bantuan Bansos untuk suwito (Alm) sudah dikembalikan ke BRI dengan alasan penerima yang sudah meninggal tidak dapat di wariskan untuk menerima bantuan Sosial tesebut,” jelasnya ketika dikonfirmasi wartawan matarajawali.id melaui via WahtsApp (8/2/22).

Anehnya, bantuan Sosial atas nama Suwito (Alm) tidak pernah di kembalikan sesuai ucapan Kades Legiati. Dari bukti trasfer yang sah pada tanggal 25 februari 2021 sebesar Rp. 2.400.000 masuk ke No rek. 52548181938xxxx atas nama Suwito (Alm).

Sementara terpisah Tokoh masyarakat Stabat, Ernis Saprin menjelaskan, enak jadi kades sekarang, modal rekening pribadi, walaupun sudah menyalahi aturan yang ada di duga ada permaianan kenapa rekeningnya bisa beralih,” ujar Kamis (10/2/2022) sambil tersenyum. (ROBBY)