DDII dan Laznas DDII Provisni Jatim Bersam Pemkot Probolinggo Gelar Acara Hijrah Hapus Tato

Kota Probolinggo (matarajawali.id)-DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia) Kota Probolinggo dan Laznas DDII Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Kota Probolinggo untuk ketiga kalinya mengadakan kegiatan Hijrah Hapus Tato yang bertempat di rumah dinas Walikota Probolinggo Jl. Panglima Sudirman No. 1 Kota Probolinggo Jawa Timur.

Kegiatan ini diadakan hari sabtu-ahad (22-23 Januari 2022) mulai pukul sembilan pagi sampai sembilan malam. Tim Hapus Tato dari Laznas DDII Jatim terdiri dari 6 orang, yaitu 4 orang laki-laki dan 2 orang perempuan. Peserta untuk umum muslim dan non muslim, laki-laki dan perempuan.

Drs. Suhadak, M. HI. Ketua DDII Kota Probolinggo memberikan keterangan terkait diselenggarkan acara Hijrah Hapus Tato. “Alhamdulillah DDII Kota Probolinggo mengadakan event Hijrah Hapus Tato ini. Sebenarnya kita mengadakan acara ini, karena adanya rekan muda, anak –anak muda yang ingin hijrah dari tato, menghapus tatonya. Mereka sadar bahwa sesungguhnya untuk hapus tato itu bukan hal yang murah, mahal. Kadang-kadang terkendala itu, sehingga mereka mau hapus tato sulit. Akhirnya Laznas Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Propinsi Jawa Timur mengadakan Road Show Hapus Tato. Salah satu diantara Kota yang disingggahi adalah Kota Probolinggo. DDII Kota Probolinggo sebagai pelaksana kegiatan ini.

“Alhamdulillah ini adalah event yang ketiga, seperti itu. Sejak dua tahun yang lalu DDII mengadakan Hijrah Hapus Tato, sempat juga kita berhenti karena ada penademi. Kemudian ketiga-tiganya ada disini (rumah dinas Walikota Probolinggo). Kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita dihadirkan bapak Walikota yang memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Sekaligus beliau juga mensupport kegiatan ini, mulai dari tempat, konsumsi maupun yang lainnya,” Terangnya.

Lebih lanjut terkait persyaratan dan peserta yang boleh ikut Hijrah Hapus Tato ustaz Suhadak menambahkan keterangannya.
“Persyaratannya adalah kemauan kuat dari yang bersangkutan untuk Hijrah Hapus Tato, yang kedua bebas dari penyakit, mereka harus test swab ke Puskesmas terdekat. Kemudian dia disyaratkan hafal surat tertentu yang kita sampaikan. Dan ini bukan mutlak karena kadang-kadang dari mereka ada yang tidak mau hapus tato karena gara-gara tidak hafal. Tapi justru dari situ, kita sampaikan kalau ada yang tidak bisa baca Al-Qur’an kita mewadahi mereka. Mengajari mereka sampai bisa membaca Al-Qur’an. Untuk umum, jadi pertama kali kegiatan ini cukup meriah, waktu itu dua hari atau tiga hari. Pesertanya juga dari berbagai macam daerah. Dari Gresik, Lamongan, Surabaya, Malang, Sidoarjo, Jember dan Bondowoso, pernah itu. Kemudian event yang kedua pak Wali minta tujuh hari, teman-teman Laznas DDII bisanya lima hari. Alhamdulillah waktu itu seratus orang lebih yang datang. Nah hari ini atau event yang ketiga ini dua hari, hari ini (sabtu, 22 Januari 2022) dan besok (Ahad, 23 Januari 2022) begitu in syaa Allah.” Ungkapnya.

“Untuk yang terdaftar sekarang baru ada 74 itupun ada yang online dan offline. Yang offline tadi sekitar delapan sampai sepuluhan orang, karena mereka belum bisa mengakses ke pendaftaran secara online, belum bisa mengakses media itu, sibuk. Sehingga dari mulut ke mulut mereka dengar itu, akhirnya mereka daftar secara offline. Di Probolinggo tempatnya disini (rumah dinas Walikota Probolinggo), dibeberapa daerah baru nanti. Seperti hari ini (sabtu, 22/1/2022) kenapa dari Jember ada yang kesini? padahal disana ada? karena disana ditunda. Karena teman-teman dari Laznas DDII ini konsentrasi di korban erupsi Semeru. Bahkan ini nanti setelah dari sini teman-teman masih konsentrasi di korban erupsi Semeru, mereka akan ikut membangun rumah dan sebagianya, begitu. Baru nanti event ini kembali digelar pada bulan Maret, itu keliling lagi di beberapa daerah, in syaa Allah. Mohon doanya mudah-mudahan kegiatan ini sukses, terus didukung oleh masyarakat termasuk pak Wali kita (Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd, MM.), bapak Walikota Probolinggo.” Tutupnya.

Sementara itu Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd, MM memberikan apresiasi kegiatan Hijrah Hapus Tato, pada sabtu siang (22/1/2022) di rumah dinas Walikota Probolinggo.

“Alhamdulillah pada siang hari ini, ini yang ketiga kalinya dari Hijrah Hapus Tato yang diselenggarakan di rumah dinas Walikota Probolinggo. Alhamdulillah saya berterimah kasih atas kepercayaannya ditempati kegiatan yang in syaa Allah besar manfaatnya. Memberikan wadah dan tempat bagi masyarakat yang mana dulunya terlanjur mentato tubuhnya dan sekarang ingin menghapus. Tentunya ini adalah suatu hal yang bagus harus kita lakukan membuka ruang bagi masyarakat Kota Probolinggo maupun disekitar Kota Probolinggo. Dan tentunya dalam kesempatan ini saya berharap manfaatkan waktu yang ada ini dan kedepan kita masih tetap meminta kepada Hijrah Hapus Tato ini, untuk tetap melaksanakan kegiatan yang bermanfaat ini. Karena hijrah dari mana awalnya mereka mungkin salah jalan, hijrah ke jalan yang benar, kita harus membantu mereka untuk hijrah ini. Tentunya kita tidak boleh membedakan dengan kesalahan yang lalu, kita perbaiki. Tentunya itu suatu hal orang yang betul-betul mempunyai keinginan terbaik untuk kehidupannya. Dengan adanya Hapus Tato ini sangat luar biasa, saya mengapresiasi secara pribadi maupun dalam ranah pemerintah karena ini sangat bermanfaat. Saya kira itu terima kasih. Harapnya.

M seorang pengantar peserta asal Jember mengaku sangat terbantu. “Alhamdulillah luar biasa sangat membantu, karena kalau hapus pakai biaya mahal” Ungkapnya. Hingga ahad pukul sembilan malam acara ini selesai, peserta berasal dari Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Jember. (mbah Erqin, Saddam GR)