PII Jateng Helat LKP Dipenghujung Tahun

Foto: PPI Jateng Helat LKP Dipenghujung Tahun.(ist)

Sragen (mataRajawali.id)-Penghujug tahun, PII (Pelajar Islam Indonesia) di beragai wilayah Indonesia mengadakan training pelajar, diantaranya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jumat (31/12).

Reza Wahyu Setiawati (22) Ketua Bidang Kaderisasi PII Jawa Tengah periode 2021-2023 menyampaikan pada MataRajawali.id. PW PII (Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia) Jawa Tengah setiap liburan sekolah mengadakan Students Leadership Training atau biasa dikenal LKP (Latihan Kepemimpinan Pelajar).

“Setiap LKP biasa diisi oleh beberapa training dan kursus yaitu Batra (Leadership Basic Training), Intra (Leadership Intermediate Training), serta ada KP3M (Kursus Pendidikan Pemandu Pra Batra dan Pendidikan Mu’allim) dan LBTD (Latihan Brigade Tingkat Dasar),” terangnya.

Lebih lanjut, Seperti nama kegiatannya, training adalah suatu kegiatan latihan yang diadakan PII untuk mengasah kemampuan kepemimpinan pelajar, baik pelajar Islam yang berasal dari sekolah umum ataupun pelajar dari pondok pesantren. Sedangkan kursus untuk mengasah skill yang telah dimiliki pelajar agar lebih terampil lagi.

“Pada dasarnya kegiatan training dan kursus yang diadakan PW PII Jawa Tengah adalah sebagai bentuk wadah dalam mengembangkan potensi, minat, bakat pelajar Islam dan sebagai kontribusi dalam penanaman moral karakter pelajar dipendidikan informal khususnya diorganisasi. Diadakannya pada waktu liburan semester karena memberikan kesempatan pelajar menggunakan waktu libur atau kosongnya untuk menempa diri dan memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang lebih bermanfaat. Dalam bidang kaderisasi LKP ini juga digunakan sebagai ajang pengenalan dan recruitment pelajar kepada organisasi PII.” Jelasnya.

Dalam musim liburan ini di PW PII Jawa Tengah mengadakan LKP ditiga Kabupaten Kota. Kota Tegal, Kab. Sragen dan Kab. Rembang. LKP dimulai sejak tanggal 24 – 31 Desember 2021 di Kota Tegal dan Sragen, serta 27 Des 21 – 2 Jan 22 di Kab. Rembang. Waktu yang dibutuhkan untuk training kurang lebih 6-7 hari.

Mengenai jumlah peserta training yang berlokasi di MI Al Manar, Sambirejo, Sragen dan materi training, Faiza (22) seorang anggota tim instruktur PII menyampaikan.

“Total keseluruhan peserta training di sragen ada 27 berasal dari daerah Solo Raya, Solo, Sragen dan Karanganyar. Materi terkait kepemimpinan dan public speaking bagi pelajar-pelajar”. Jelasnya.

Ardiyana Dhiki Putra Hidayatulloh (16) peserta asal MAN 1 Sragen merasa senang dengan training yang diikutinya.

“Lebih tertarik lagi untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, bahagia bisa dapat banyak ilmu, banyak teman dengan rasa kekeluargaan. Indah sekali ada sosok-sosok orang yang istimewa-istimewa berkumpul di satu lingkup. Rasanya saat ini masing-masing dari kami masih tidak ingin berpisah. Semoga nanti bisa menjadi pemimpin yang berpegang teguh pada ajaran Islam dan menjadi pemimpin-pemimpin umat Islam kelak serta mewujudkan sebuah kebersamaan yang tiada hentinya” harapnya.

Sementara itu dari lokasi training Madiun Jawa Timur, Faza Fatiyurrobbany (24) Ketua Umum PW PII Jawa Timur periode 2020-2022 menyampaikan keterangannya. Madiun di PPTQ Ahmad Dahlan Caruban 17 peserta dan Banyuwangi di SMKN 1 Glagah 43 pserta. Semua yang telah kita dapat dalam proses training, mari kita wujudkan menjadi perubahan nyata di masyarakat pelajar. Semangat perubahan itu haruslah diwujudkan dalam bentuk aksi bukan hanya sekedar narasi.

Renita Nuraini (17) peserta training PII di Madiun asal MAN 4 Ngawi memberikan kesaksiannya. “Menurut saya kegiatan student summit di Madiun ini menyenangkan dan susah ditebak. Selalu ada kejutan disetiap harinya. Diawal lumayan menegangkan tapi lama-lama terbiasa. Baru kali ini saya mengikuti kegiatan yang benar-benar menguras otak dan melatih kerja sama. Tidak banyak bicara tapi ngeh sampai ke hati. Dan saya berharap semoga kedepannya PII lebih berkembang dan memiliki anggota yang banyak. Aamiiin.” Harapnya. (mbah erqin

BAGIKAN