Tanggamus (Matarajawali.id) – Terkait belum terealisasi program bantuan Sanitasi Odf atau Jambanisasi di Pekon Tanjung Anom, dikarenakan keterbatasan dana yang belum juga dicairkan oleh Pemkab Tanggamus. Minggu, 10 Oktober 2021.
Sebelumnya, terkaitan berita online yang telah beredar di media sosial, Sumardi Kepala Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus mengungkapkan bahwa masyarakat belum mendapatkan Jambanisasi agar perlu bersabar karna terhambatnya lantaran dana belum juga dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
“Pekon Tanjung Anom mendapatan Bantuan dana Dak untuk pembangunan sanitasi dan air limbah oleh Pemerintah Provinsi Lampung, dan kita realisakikan untu Sanitasi ODF atau Jambanisasi dari Dana Alokasikan Khusus (DAK) senilai RP. 350.000.000,- Sebanyak 50 Unit untuk warga mendapatkannya, Namun, yang sudah kita realisasikan sebanyak 35 unit dan 15 Unit yang belum kita realisasi, karna masalah dan yang belum Cair semua bang, dan warga yang belum mendapatkan mohon agar besabar menunggu”, Jelasnya Kepada Awak media
Takhanya itu saja Sumardi Kakon Tanjung Anom, menambakan bahwa, harapan dia Agar Pemerintah Tanggamus mempercepat pencairan dan Program sanitasi Odf yang ada bisa terealisasi semua.
” Harapan saya untuk Pemerintah Agar Bisa Mempercepat Proses Pencairan untuk program santitasi ini, agar kita bisa merealisasikan kepada masyarakat yang belum mendapatakan bantuan tersebut, seperti berita yang beredar di sosial media waktu lalu,” Harapnya.
Jurnalis : Fahmi Y.







