Tanggamus (matarajawali.id) – Pekon Tanjung Anom, Mempunyai Program Jambanisisasi atau ODF ( Open Drfecation Free) Pada Tahun Anggaran 2021 sebanyak 50 unit yang di berikan kepada masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diduga taktepat sasaran. Sabtu, (02/10/2021).
Program Jambanisasi Atau ODF ini seharusnya memberi solusi kepada masyarakat yang belum mempunyai jamban, namun bantuan Jambanisasi atau ODF di Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Kotaagung Timur ini Menimbulkan kejanggalan, dalam pengerjaanya sampai saat ini belum juga selesai dan taktepat sasaran kepada penerima manfaat, diduga Kepala Pekon Tanjung Anom Pilih Kasih kepada Warganya.
Berdasarkan Informasi dan hasil Kroscek di lokasi Pekon Tanjung Anom sabtu, 02/10/2021, Awak Media menemukan kejanggalan terkait program bantuan Jambanisasi atau ODF, dimana salah satu warga yang sudah mempunyai Jamban atau WC malah mendapatkan dan disisi lain warga yang belum mempunyai jamban malah tidak mendapatakan terkesan di abaikan.

Lanjut, Saat Awak Media meninjau Pengerjaan Jambanisasi atau ODF di Rw 01, salah satu warga Pekon Tanjung Anom Rw 01 menemui awak media di lokasi, sebut saja iya Bapak (A) dia mengungkapkan kepada awak media, bahwa bantuan jambanisi atau ODF ini tak tepat sasaran dan iya merasa kepala pekon tanjung anom hanya memihak sebelah pihak.
“Bantuan ini tak tepat sasaaran Bapak kan bisa melihat yang mendapatkan bantuan jamban disini, malah yang sudah ada wc di berikan bantuan dan yang belum mempunyai jamban tidak mendapatkan bantuan jambanisasi ini. “Pungkasnya.
Tambah dan Harapan Bpk (A) Kepeda Awak media untuk Pemerintahan Pekon Tanjung Anom khususnya Kepala Pekon.
” Harapan saya Pembangunan itu harus tetap sasaran, multifungsi, multiguna dan sebagai aparat pekon dan pimpinan pekon jangan membeda-bedakan Masaya rakat harus merata itu saja harapan dan saya.” Tegasnya.
Lebih lanjut, saat awak media mendatangi rumah kepala pekon Tanjung Anom guna untuk konfirmasi mengenai Program Jambanisasi dan ODF dan beliau tak ada dirumah, takhanya disitu saja awak media mencoba mengkonfirmasi melaui via telpon, jawab Sumardi Kakon Tanjung Anom ” Hari Senin saja, Belum Cair”. Tutupnya. via telpon kepada awak media yang mencoba untuk konfirmasi.
Jurnalis : Fahmi Y.







