Pelayanan Puskesmas Pekon Way Nipah Dikeluhkan Masyarakat

Foto: Pelayanan Puskesmas Pekon Way Nipah Dikeluhkan Masyarakat. (Fahmi)

Tanggamus (matarajawali.id) – Masyarakat Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Kecewa dan tidak puas terhadap pelayanan Puskesmas Rawat Inap, Dikarenakan tidak ada Pegawai Piket saat berobat, Kamis Malam, 05/08/2021

Menurut warga yang enggan disebut namanya (C), kami warga Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus kecewa atas pelayanan Puskesmas Rawat Inap Pekon Way Nipah yang selau dalam keadaan sepi saat malam hari dan pegawai yang piket hanya dua orang Bidan dan satu orang sopir Ambulance.

” Dengan tidak ada pegawai piket sangat berpengaruh dengan pelayanan terhadap masyarakat yang mau berobat, Padahal Puskesmas Rawat Inap, Kecamatan Pematang Sawa ini sudah ada Ruang Unit Gawat Darurat (UGD),” tutur warga mengeluhkan pelayanan Puskesmas

Sementara saat Tim KWI menyambangi Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus sekira Pukul 23.30. WIB, jelas terpantau Puskesmas Rawat Inap tersebut dalam keadaan sepi penjagaanya, terlihat hanya Dua (2) Orang Bidan jaga dan satu orang sopir Ambulance yang belum ada Surat Tugas (SK).

Diwawancarai Tim KWI Kristi Muninggar. ST.r.Keb (Bidan) jaga, iya menerangkan bahwa malam ini (Kamis,05/08/21)

“Kami piket hanya Bedua (2) saya dan rekan saya yang lain tidak ada yang piket malam ini hanya saya dan kak Sely dan di temani oleh sopir Ambulnce ,” ungkap Kristi.

Lebih lanjut Keristi menuturkan, malam ini piket hanya berdua ditemani oleh sopir Ambulance.

,”Sopir Ambulance kami telephon agar menemani kami karena kami takut jika hanya berdua. Namanya kami kan perempuan dan security nya tidak masuk,” imbuhnya

Dalam keterangan Supir ambulance saat di komfirmasi, mengapa dia yang berjaga Bukan security dan seolah-olah supir ambulan juga merangkap sebagai security.

“Saya supir ambulan, Saya bukan security, yang jaga  tidak masuk dan yang piket satunya tidak masuk juga, karna saya di hubungi  sama mereka berdua saya di suruh menemani yang jaga, lantaran  mereka takut jika tidak ada laki-laki sama sekali, mangkanya saya menemani mereka saat ini pak,” Jelas supir ambulan kepada tim DPC KWI

Pelayanan RATU yaitu ( Ramah, Amanah, Tegas dan Unggul) yang terpampang dalam bentuk baleho di ruangan UPT Puskesmas Way Nipah, Kecamatan Pematang Sawa. Pelanyanan Ratu terkesan  gagal tidak ada Berfungsi dalam segi mana pun.

Saat KUPT Sahril Yani di komfirmasi terkait keluhan masyarakat UPT Puskesmas Way Nipah, Kecamatan Pematang Sawa. Tidak ada jawaban sampai berita ini di terbitkan. (Fahmi/Tim)