Tega, Kantor Pos dan Desa Diduga Persulit Pencairan Warga Penerima BST

Foto: Tega, Kantor Pos dan Desa Diduga Persulit Pencairan Warga Penerima BST. (Ist)

Situbondo (matarajawali.id)- Warga kpardiwilis Rt 02/ Rw 02 Desa Paowan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, dipersulit dalam pengambilan Bantuan Sosial Tunai (BST)

Dijelaskan Aan Anak Menantu Nawawi, pengambila ini diwakilinya dikarenakan faktor, mertua yang mengidap penyakit stroke.

“Pada hari Kamis tanggal 29 juli 2021, Aan mendatangi kantor desa paowan untuk menerima bantuan BST mertuanya, dengan membawa bukti KK, KTP, dan Surat dari pemerintah yang asli, namun sesampainya di kantor desa, Aan menemui Njas selaku Kadus Ardiwilis dan Fathor selaku sekdes Paowan, namun Fathor mengatakan kalau masih mau di konfirmasi ke pihak Pos,” paparnya

lebih lanjut, merasa dipersulit Aan menyampaikan semuanya kepada wartawan untuk membantunya dalam mencairkan bantuan tersebut.

Wartawan pun mendatangi kantor Desa Paowan. Meminta penjelasan dari pihak Desa kenapa dipersulit proses pencarian BST warga tersebut.

“Besok pasti kita datangi kerumahnya “,kata kadus Ardiwilis Njas

Keesokan harinya belum juga ada konfirmasi dari pihak desa maupun kantor Pos. Aan mencoba menghubungi beberapa kali salah satu petugas pos melalui telepon WhatsApp, menjawaban dari besok dan besok, seolah-olah menunda waktu.Sampai berita ini diterbitkan belum ada kerangan pihak kantor terkait hal ini. (VIKI)

BAGIKAN