Plt Direktur RSUDAY Angkat Tanggan, Ini Penjelasnya

Foto: Plt Direktur RSUDAY Angkat Tanggan, Ini Penjelasnya.(ist)

METRO (matrajawali.id)- Menipisnya stok oksigen membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Metro tidak biasa berbuat banyak.

Plt Direktur RSUD Ahmad Yani Hartawan mengaku pihaknya sudah angkat tangan jika ada pasien bukan Covid-19 yang membutuhkan oksigen.

“Stok oksigen yang tersedia hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pasien yang saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Saat ini kita sedang merawat 72 pasien Covid-19. Dari jumlah ini, enam di antaranya berada di ICU isolasi. Untuk yang dirawat di ICU ini sehari membutuhkan 20 tabung oksigen,” kata Hartawan, Jumat (30/7/2021).

Dijelaskannya, jika dikalikan enam, artinya pasien isolasi butuh sebanyak 120 tabung sehari.
Sementara untuk kebutuhan harian bagi pasien saat ini mencapai 300 sampai 400 tabung oksigen.

Sedangkan jumlah yang tersedia dan bisa diperoleh dari rekanan hanya 300 hingga 400 tabung.
“Masalah oksigen ini masalah nasional. Bukan masalah Metro dan Ahmad Yani saja. Jujur kita sedang darurat, soal oksigen ya. Ya kita tidak punya solusi. Kami juga minta solusi soal oksigen ini. Kalau ada pasien butuh selain yang dirawat, ya enggak ada solusi,” jelasnya.

Namun pihaknya meyakinkan untuk pelayanan RSUD Ahmad Yani tetap memberikan yang terbaik.

Sementara Wadir RSUD Ahmad Yani Kota Metro Eko Hendro menambahkan, pihaknya telah bekerja sama dengan 4 perusahaan pemasok oksigen.

“Krisis di sini bukan berarti kita tidak bisa melayani. Kami sudah berupaya secara optimal. Dari 2 distributor kita tambah 2 distributor lagi. Artinya kita telah berupaya. Memang upaya terkadang di lapangan tidak mulus. Dan alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada pasien yang dalam perawatan kekurangan oksigen,” tuntasnya.(ars)

BAGIKAN