Dua Karung Tikus Hasil Gropyokan Gapoktan Margodadi

Foto: Dua Karung Tikus Hasil Gropyokan Gapoktan Margodadi. (ars)

Metro (matarajawali.id)- Masih 50 persen gerakan pengendalian (gerdal) hama sudah dua karung tikus yang didapat di gabungan kelompok tani (Gapoktan) Margodadi, Metro Selatan.

Ketua Gapoktan Usaha Maju, Sudibyono Seputro mengatakan, gerdal gropyokan yang lahan persawahan yang dilakukan sudah membuahkan hasil. Walaupun terhitung masih 50 persen yang dilakukan oleh anggota nya.

“Lahan yang di kelompok saya itu kurang lebih nya ada 41 hektare dengan 80 anggota. Kalau setiap musim pasti ada yang terserang hama tikus, kalau pada musim kemarin kelompok kami terhitung tidak seberapa parah. Ada, namun tidak banyak yang dimakan tikus,” ujarnya usai melakukan gropyokan di lahan persawahan miliknya, Kamis, 10 Juni 2021.

Di menjelaskan, di musim gadu ini dia belum bisa memastikan apakah hama tikus akan mewabah lagi di persawahan seputar Kota Metro. Namun, untuk meminimalisir maraknya hama tikus kami selalu bergerak.

“Hama tikus kali ini ancaman banget bagi petani, ini lebih dari tahun yang kemarin. Untuk awalnya hama tikus pasti yang diserang terlebih dahulu itu pada proses persemaian, itu kendalanya petani. Kalau persemaian saja sudah di serang otomatis akan menjadi kendala pada masa tanam nanti,” ujarnya.

Dia menambahkan, setelah masa taman padi nanti secara pribadi petani akan memasang umpan beracun di masing-masing petakan sawah nya.

Sementara untuk gropyokan yang disarankan oleh DKP3 Kota Metro dilakukan seminggu dua kali hingga masa tanam berjalan.

“Kita sudah lakukan dua kali, nah di hari pertama itu kita sudah mendapatkan satu karung dan di hari ini juga mendapatkan satu karung kali. Kalau yang sifatnya rame-rame seperti ini nanti akan didokumentasikan, ini bisa dibuat untuk mengajukan klaim asuransi gagal panen,” tambahnya.

Menurutnya, sawah yang mengalami gagal panen karena hama tikus, wereng atau lainnya bisa di klaim asuransi. Perhektarenya dapat asuransi Rp6 juta , tapi itu akan di hitung minimal kerusakan nya 70 persen. (ars)