Tanggamus (matarajawali.id) – Diduga bermasalah Bantuan Sapi 42 ekor pada tahun 2011 di Pekon Banyu Urip Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus kembali disoal.
Beberapa awak media yang di dampingi oleh Ketua LSM Lembaga Jaringan Rakyat menyambangi Kepala Dinas (kadis) Efriansyah, S.T melakukan konfirmasi terkait dugaan masalah bantuan sapi tersebut.
Salah satu warga Pekon Banyu Urip yang mendapatkan Dua Ekor Sapi, pada tahun 2011 lalu DWI, menerangkan bahwa dirinya mendapatkan dua ekor sapi.
“Saya dulu pada tahun 2011 mendapat dua ekor sapi dan saya sudah setor kan tahun 2016 sama Zairin orang peternakan, tapi waktu ngasih surat penyetoran, saya minta tanda tangan dan Cap stempel , kata pak Zairin itu sudah kuat tanpa tanda tangan stempel.” ungkapnya.
Sambung Dwi, kalau setoran ternak sapi ini sebagian sepertinya dengan Supri Mantan lurah, mungkin lurah setor sama pak Zairin mentri hewan Dinas Pangan dan Peternakan.
Dihubungi melalui via telephone Zairin salah satu mentri hewan Dinas Pangan dan Peternakan menerangkan, nanti ngbrol dulu supaya jelas.
“Ohya Nanti kita ngobrol dulu bang yaa.”katanya melalui sambungan telephone
Sementara Terpisah Kepala Dinas Pangan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus Dhani Riza Efriansyah terkait setoran sapi yang diduga disetorkan kepada Zairin selaku mentri hewan di instansi tidak membenarkan menyalahi prsedur.
“Bahaya itu, engak ada setoran itu bisa mereka berbuat gitu di luar prosedur kita”. Ucap Kadis diruang kerja waktu lalu.
Lebih lanjut, Akan segera memangil Zairin untuk di minta keterangan.
Ditempat lain Ketua Lembaga Jaringan Rakyat Tanggamus Supriyansyah menegaskan kekesalnya dikarenakan semua yang ada di kantor Dinas Pengan dan Peternakan terkesan menutupi dan mengelak kujunganya bersama awak media yang akan menanyakan kebenaran tersebut.
“Seharusnya mereka tidak seperti itu, mana keterbukaan publik untuk kita, kok mau bertemu aja susah, seharusnya dia sebagai kepala dinas menemui kita semua disini, dan bertanya ada apa dan kenapa, ini malah udah 2 hari kita mau bertemu banyak alasannya, udah sekarang kita pulang dan untuk kalian para media muat semua aja beritanya,” tegasnya dengan nada lantang.
Jurnalis : Fahmi Y.







