Kelebihan Muatan, Perahu Slerek Nelayan Tenggelam di Selat Madura

Foto: Kelebihan Muatan, Perahu Slerek Nelayan Tenggelam di Selat Madura.(viki)

Situbondo (matarajawali.id )- Perahu slerek nelayan diberi nama Tunggal dinahkodai P. juri warga Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo dan beserta 12 ABK Kapal dikabarkan tenggelam di perairan Selat Madura. Selasa (06/04/2021).

Keronologis Kejadian Pada Hari Senin Tanggal 5 April 2021 sekitar pukul 14.30 WIB, Perahu slerek dengan nama tunggal yang berangkat melaut dari TPI Kilensari Kecamatan Panarukan menuju perairan Selat Madura, Pada hari Selasa pagi, tanggal 06 April 2021 sekira pukul 03.00 WIB perahu tersebut selesai mencari ikan dan hendak melakukan perjalanan pulang ke tepi,  tiba-tiba sedikit demi sedikit perahu mulai miring karena kelebihan muatan dengan tangkapan hasil ikan yang banyak.

Kapal mulai kemasukan air laut dari arah belakang dibagian mesin bawah kemudi, dan tidak menunggu waktu lama akhirnya kapal nelayan tenggelam. Beruntung ada perahu slerek soneta yang berada  tidak jauh dari TKP, sekira berjarak 50 meter melihat kejadian tersebut langsung mengevakuasi dan menyelamatkan para ABK ke perahunya sehingga dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Kemudian perahu nelayan lainya yakni soneta yang mengevakuasi melanjutkan perjalan pulang dan tiba di TPI Kilensari Pada pukul 04. 30 WIB, dalam keadaan

“Alhamdulilah tidak ada yang menjadi korban dalam insiden itu, semua bisa pulang dengan selamat,” paparnya

Dalam kejadian ini 1 (satu) unit Perahu Slerek beserta muatan tenggelam dan mengalami kerugian Rp.70 juta barang-barang didalam perahu tenggelam semua. Salah satu nelayan mengatakan barhwa rencana jam 07.00 WIB , Nelayan tersebut mau mencari titik keberadaan perahu yang tenggelam

Penyebab tenggelamnya perahu Slerek nelayan diduga akibat kelebihan muatan sehingga mengakibatkan kapal tenggelam
( VIKI/ DEDI )

BAGIKAN