Ketua KPU Lamtim Wasiyat Jarwo Asmoro Ikut Vaksinasi

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Timur, Wasiyat Jarwo Asmoro ikut dalam program vaksinasi massal, di Aula RSUD Sukadana Lampung Timur.

 

Lampung Timur (Matarajawili.id)
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Timur, Wasiyat Jarwo Asmoro ikut dalam program vaksinasi massal, di Aula RSUD Sukadana Lampung Timur, Senin (31/01/2021).

Wasiyat Jarwo Asmoro menjadi orang pertama di Lingkungan KPU Lampung Timur yang menerima vaksin dalam program vaksinasi massal secara gratis.
Sebelum disuntik vaksin, Ketua KPU terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan verifikasi data, serta penapisan kesehatan, antara lain pengukuran suhu tubuh dan tekanan darah.

Hasil penapisan kesehatan oleh petugas menunjukkan suhu tubuh Ketua KPU saat diperiksa adalah 36,1 derajat celcius dan tekanan darah 118/83 mmHg. Ketua KPU juga menjawab sejumlah pertanyaan seputar riwayat kesehatan hingga dinyatakan sehat dan layak mengikuti vaksinasi.

Ketua KPU kemudian menuju meja berikutnya di mana proses penyuntikan dilakukan. Adapun yang bertindak selaku vaksinator ketua KPU adalah dr. Adi Iriawan, Sp.PD dengan dibantu seorang asisten yang mempersiapkan peralatan.

Vaksinator tampak menyuntikkan vaksin di lengan kiri ketua KPU dan proses penyuntikan pun berjalan dengan aman dan lancar.

Untuk diketahui, vaksin yang disuntikkan kepada ketua KPU adalah vaksin CoronaVac buatan Sinovac Life Science Co.Ltd. yang bekerja sama dengan PT. Bio Farma (Persero). Vaksin tersebut telah melalui sejumlah uji klinis yang melibatkan 1.620 relawan di Bandung.

Vaksin tersebut juga telah mengantongi izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan telah dinyatakan suci dan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia.

Usai penyuntikan, ketua KPU mengikuti proses observasi kemungkinan Kejadian Ikutan Pascaimunasisi (KIPI) di Ruang khusus, RSUD , selama sekitar 30 menit.

Vaksin Sinovac membutuhkan dua kali penyuntikan masing-masing sebanyak 0,5 mililiter dengan jarak waktu 14 hari. Untuk itu, para penerima vaksin akan mendapatkan kartu vaksinasi dan diingatkan untuk kembali menerima vaksin untuk kedua kalinya.

“Saya menjadi penerima vaksin pertama kali di lingkungan KPU Lampung Timur. Hal ini untuk memberikan contoh, kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman,” ungkap Wasiyat Jarwo.
Nainggolan.

BAGIKAN