Masyarakat Mengeluhkan Kelangkaan Premium

Batam (Matarajawali.id)
Premium semakin langka di Batam sejumlah SPBU koutanya di batasi, dan datangnya (premium) juga selalu sore sekitar jam 17.00-18.00 Wib.

Hal itu dikeluhkan Dino seorang pedagang kaki lima, siang ini yang terlihat hanya beberapa kendaraan saja yang antri karena pengisian bahan bakar Pertalite. Kalau premiumnya sudah tersedia maka antrian bisa memanjang. Terkadang sudah lama antri, tapi minyak premiumnya sudah habis maka terpaksa isi pertalite atau Pertamax
Yang jelas saat ini isi pertalite saja susah apalagi premium,” kata Dino,
Senin (18/1).

Sementara Menurut Soleh selaku petugas SPBU Batam Center sebelah Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, saat ini memang kuota premium yang ada sudah dibatasi, karena itu kami juga mau tidak mau harus melakukan pembatasan untuk pembelian. Untuk pembelian roda empat atau mobil dijatah Rp 100 ribu, dan kendaraan roda dua dijatah Rp 50 ribu,” ungkapnya.

Di tempat berbeda Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, kalau memang Pertamina tak bisa menyediakan Premium untuk kebutuhan masyarakat Batam maka tentu harus cari alternatif ke Shell. Kalau kuota premiumnya tidak dapat tersedia, maka minimal ada solusi ketersediaan yang setara dengan Premium.Shell sendiri adalah sebuah perusahaan minyak dan gas multinasional dan merupakan perusahaan terbesar ketujuh di dunia. Saat ini sudah ada beberapa daerah yang memakai Shell, misalnya Jakarta, Bali dan beberapa daerah lainnya,” jelas Gustian Riau.( Jeffri)

BAGIKAN