Kepri Matarajawali.id- Gubernur Provinsi Kepulauan Riau isdianto meminta kepada semua masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan setelah dilakukan vaksin covid-19
Dijelaskan Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Kepulauan klarifikasi terkait beberapa berita di media yang menyebutkan bahwa dirinya tidak mau divaksin covid-19 semua adalah sebuah pemberiataan yang tidak benar, karena sebenarnya dirinya juga sangat ingin divaksin namun ketentuan dari pusat yang belum membolehkan.
“Saya ini tidak masuk kriteria dan prioritas mendapatkan vaksin covid-19 dikarenakan pertama umur saya sudah melebih 60 tahun serta saya sudah pernah menjadi alumni Covid-19. Artinya yang sudah pernah terpapar covid tidak perlu vaksin karena sudah memiliki immun tubuh yang cukup untuk menghadapi virus ini, “ jelasnya.
Dalam himbuan Isdianto sebagai kepala daerah propinsi kepri menyampaikan bahwa setelah vaksin bukan berarti masyarakat mengabaikan protokol kesehatan. Dirinya mengajak seluruh pihak untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan).
Inilah yang harus dipahami oleh semua yang tinggal di kepri. bangsa Indonesia harus selamat dari covid, setelah di suntik vaksin harus taat protokoler kesehatan secara kedisiplinan Demi kesehatan supaya terhindar dari covid. Karena di sinilah kunci utama kita untuk memutus rantai penularan,” ulasnya dalam acara sosialisai vaksin di Kepri.
Sementara itu menurut Sekdaprov Kepulauan Riau dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan vaksinasi adalah untuk mengurangi penularan COVID-19. menurunkannya angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19. mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan memberikan sosialisai kepada masyarakat tentang telah dimulainya vaksinasi COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau.
” Untuk penyuntikan perdana pada hari ini jumlah peserta 27 orang yang terdiri dari pejabat daerah, TNI dan Polri, organisasi profesi, MUI, DPRD dan tokoh masyarakat,” jelasnya
Lebih lanjut, penyuntikan vaksin Sinovac yang ditunggu-tunggu, akhirnya dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dengan orang pertama yang mendapatkan suntikan vaksin untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau adalah Kepala BIN Provinsi Kepulauan Riau Brigjen Polisi Riza Celvian Gumay.
Selanjutnya berturut-turut diikuti oleh Sekda kepri H. TS, Arfi Fadillah, Kapolda Kepri Irjen Pol.Aris Budiman, Kaskogabwilhan I Mayjen TNI Syafrudin, Kajati Kepri Hari Setiono, Danlantamal Iv Laksamana Pertama Indarto Budiarto, Kasi Ops Korem 033/ WP Kolonel Infantri Ariful, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kepri Tengku Afrizal Dahlan, Anggota DPRD Kepri Rudi Chua, dilanjutkan perwakilan OPD, Tokoh Masyarakat, TOkoh agama serta Organisasi Profesi. Batam Kini Miliki Layanan Baru Seusasi mendapatkan vaksin dalam konferensi persnya didampingi oleh kapolda Dan DPRD Provinsi. Gubernur kepri Isdianto berharap masyarakat yang menyaksikan langsung sosialisai vaksin oleh para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat yang telah lebih dahulu mendapatkan vaksinasi agar bisa ikut tergerak dengan sukarela menjalani vaksinasi juga.
“Kami maklum betul masyarakat masih khawatir dengan vaksin ini, namun hari ini kami semua hadir disini telah membuktikan bahwa vaksin ini aman, efektif, halal dan bermanfaat,” menurut Arif. setelah divaksai dapat dilihat bahwa semuanya baik-baik saja dan tidak terdampak apa-apa. Karena itu dia berharap masyarakat kepri tergerak hatinya untuk vaksin karena vaksin ini efektif untuk membunuh virus covid-19.(Jeffry andrew)






