Rakor Bawalu Lamtim Diduga Fiktif Satu Hari

Lampung Timur (Matarajawali.id)
Kegiatan rapat koordinasi evaluasi pengawasan Hasil pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 yang dilakukan Bawaslu Lamtim di salah satu hotel yang ada di Bandar Lampung diduga tidak sesuai dengan pemanfaatannya.

Dari informasi yang didapat wartawan media Matarajawili.id, bahwa kegiatan rakor evaluasi Bawaslu dengan seluruh Panwaslu kecamatan se kabupaten lampung timur yang dijadwalkan selama dua hari yaitu pada tgl 26-27 Desember.
Pada tgl 26 Hari Sabtu kami chek in sekitar jam 13.00.WIB dan chek Out Hari Minggu Jam 7.00 Wib pagi.

Kami hanya rakor tgl 26 dan itu juga mulai pukul 15.00 sampai 23.00 WIB saja, habis itu kami langsung istirahat di kamar hotel yang telah disediakan. Sedangkan Minggu tgl 27 paginya semua Panwaslu kecamatan sudah disuruh keluar dari kamar hotel dan berangkat ke pantai Clara untuk santai-santai.
Tgl 27 hari minggu jam 8 kami sudah disuruh bawa barang masing-masing dan berangkat ke pantai Clara untuk rekreasi,” ungkap salah satu peserta rakor yang minta namanya dirahasiakan.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ketua Bawaslu Uslih mengatakan, acara yang berangkat ke pantai itu dilakukan setelah acara rakor selesai. Kita kan check out siang, maka mereka (Panwaslu) refreshing setelah sekian lama bergulat degan pekerjaan,” ungkapnya.
Nainggolan.

BAGIKAN